Aku rasa itulah yang sering kali muncul dalam batok kepalaku ketika aku menghadapi suatu masalah yang sedang menghadang di depan mataku untuk senantiasa selalu menguji kekuatanku yang semakin bertambah seiring bergulingnya sang masa.....
Ketika itu aku selalu berpikir. Siapa sebenarnya aku...
aku bukanlah tangan ini,
aku bukanlah kaki ini,
aku bukan kepala ini,
AKU BUKANLAH TUBUH INI!!!
"Tapi aku adalah ruh ini....."
Aku hanyalah ruh yang ditiupkan oleh Penciptaku, Allah....
Ketika aku membaca Suratul Qur'an yang sudah kuhafal, aku menangis....
aku merasa hina.....
aku merasa rendah.....
Ternyata aku adalah sesosok ruh yang berdiam dalam tubuh yang terbuat dari setetes nuthfah!
Sesaat aku terdiam ........
apa gunanya aku sombong .....?????
apa gunanya aku membanggakan diriku....?????
karena ternyata aku ini hina.
Dan aku takut akan menjadi manusia yang semakin hina dengan semua perbuatan yang telah ku perbuat. Setelahku pikir ternyata aku ini memang sangat menyedihkan. Bahkan jika kupikir aku lebih hina dari teman-temanku yang mungkin selama ini aku anggap mereka itu dibawahku.....
Kemudian hatiku berbicara kepadaku....
"Kau adalah seorang laki-laki...
kau harus tegar dalam menghadapi masalah-masalahmu.
tetapi jika kau ingin menangis...
Menangislah....!!!!!!!
tetapi, setelah itu BERDIRILAH ! ! ! ! ! !
ambillah pedangmu....
gunakan kekuatan yang diberikan kepadamu.....
gunakan semua yang diberikan-Nya...
Untuk menebas semua musuh yang menghadang....!!!!!!!
Itulah pikiran yang selalu mampir dalam pikiranku setiap saat.
aku sadar bahwa aku adalah seorang muslim, aku adalah 'abdullah (hamba Allah), aku adalah seorang lelaki sejati yang berjihad di jalan-Nya....
Untuk itu, aku selalu berusaha tuk menjadi seperti dia,
dia yang selalu ku damba,
dia yang selalu menjadi motivatorku,
dia yang ku anggap paling sempurna,
dia yang kupanggil....
"Nabiyyul Huda, Muhammad saw."
dan aku berusaha tuk meniti jalan-Nya yang telah ditempuhnya bersama shahabatnya yang setia.....
aku berjanji akan selalu tuk berjalan di jalan yang ia tempuh.....
"Because, this is my moslem way....."
Selasa, 05 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar